google-site-verification: googleee38fb35f3546343.html

Perbedaan TG dan SSW Jepang

Perbedaan TG dan SSW

Minat kerja ke Jepang terus meningkat, terutama di kalangan anak muda Indonesia. Namun, masih banyak yang bingung ketika dihadapkan pada dua istilah yang sering muncul, yaitu TG dan SSW.

Sekilas terlihat mirip, sama-sama kerja ke Jepang, padahal kalau ditelusuri lebih dalam, ada perbedaan besar yang bisa memengaruhi masa depanmu di sana.

Karena itu, memahami perbedaan TG dan SSW sejak awal adalah langkah penting sebelum berangkat.

Artikel ini akan membahasnya dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami, supaya kamu tidak salah ambil keputusan.

Apa Itu TG?

TG atau Technical Intern Training sering dikenal sebagai program magang Jepang. Jalur ini sebenarnya dibuat untuk transfer keterampilan dari Jepang ke negara lain. Jadi, secara konsep, peserta TG bukan dianggap pekerja penuh, melainkan peserta pelatihan kerja.

Biasanya, durasi TG berkisar antara satu sampai tiga tahun, dan dalam kondisi tertentu bisa diperpanjang hingga lima tahun. Peserta TG bekerja di perusahaan Jepang sambil belajar sistem kerja, disiplin, dan keahlian teknis di bidang tertentu seperti manufaktur, pertanian, atau pengolahan makanan.

Namun, yang perlu kamu pahami, posisi TG cukup terbatas. Statusnya bukan pekerja profesional, sehingga hak dan fleksibilitasnya juga tidak sebesar jalur lain. Di sinilah banyak orang mulai membandingkannya dengan SSW.

Apa Itu SSW?

Berbeda dengan TG, SSW atau Specified Skilled Worker adalah status kerja resmi bagi tenaga asing yang sudah dianggap memiliki keterampilan tertentu. Jepang membuka jalur ini karena kekurangan tenaga kerja, terutama di sektor-sektor vital.

SSW dibagi menjadi dua kategori, yaitu SSW 1 dan SSW 2. Untuk SSW 1, masa tinggal maksimal lima tahun dan fokus pada kerja penuh waktu.

Sementara itu, SSW 2 memberikan peluang tinggal lebih lama dan bahkan membuka jalan ke izin tinggal jangka panjang.

Jika dibandingkan dengan TG, status SSW jauh lebih kuat. Pekerja SSW dianggap sebagai tenaga kerja profesional, bukan lagi peserta pelatihan.

Apa Perbedaan TG dan SSW?

Kalau dilihat dari status, perbedaan TG dan SSW sangat jelas. TG berstatus peserta magang, sedangkan SSW berstatus pekerja resmi. Artinya, sejak awal tujuan keberangkatan pun sudah berbeda.

TG lebih menekankan proses belajar sambil bekerja, sementara SSW fokus pada kontribusi kerja. Inilah alasan mengapa gaji dan perlindungan kerja di jalur SSW umumnya lebih baik.

1. Perbedaan dari Segi Hak Kerja

Dari sisi penghasilan, SSW biasanya mendapatkan gaji setara pekerja Jepang di posisi yang sama. Selain itu, jam kerja, lembur, dan hak cuti lebih transparan.

Sementara itu, TG sering kali mendapatkan gaji lebih rendah karena statusnya sebagai peserta pelatihan. Meski tetap digaji, posisi tawarnya tidak sekuat SSW. Inilah yang sering menjadi bahan pertimbangan utama bagi calon pekerja.

2. Perbedaan TG dan SSW ari Peluang Jangka Panjang

Jika kamu berpikir jangka panjang, perbedaan di antara keduannya semakin terasa. TG bersifat sementara dan setelah masa kontrak selesai, peserta diwajibkan pulang ke negara asal, kecuali pindah status ke jalur lain.

Sebaliknya, SSW membuka peluang karier yang lebih panjang. Bahkan untuk kategori tertentu, ada kesempatan membawa keluarga dan menetap lebih lama di Jepang. Ini menjadi daya tarik besar bagi mereka yang ingin membangun masa depan, bukan sekadar pengalaman.

Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu

Memilih antara TG dan SSW sebenarnya tergantung tujuan pribadi. Jika kamu masih ingin belajar, belum punya pengalaman, dan ingin mengenal dunia kerja Jepang dari dasar, TG bisa menjadi pintu masuk.

Namun, jika kamu sudah siap kerja, ingin gaji lebih layak, dan punya target jangka panjang, SSW jelas lebih menguntungkan.

Yang sering jadi kesalahan adalah menganggap TG dan SSW sama saja. Padahal, perbedaan TG dan SSW sangat menentukan arah hidupmu beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: LPK Jepang di Cirebon

Kesimpulan

Perbedaan TG dan SSW tidak hanya soal nama program, tetapi menyangkut status, hak kerja, gaji, dan masa depan di Jepang.

TG cocok untuk tahap belajar dan pengalaman awal, sementara SSW lebih tepat bagi mereka yang ingin bekerja secara profesional dan berkelanjutan.

Sebelum memilih jalur, pastikan kamu benar-benar memahami konsekuensinya. Jangan hanya ikut tren atau ajakan orang lain.

Keputusan yang tepat sejak awal akan membuat perjalanan kerjamu ke Jepang jauh lebih aman dan menguntungkan.