Macam-macam Visa Kerja Jepang

Macam-macam visa kerja Jepang
Macam-macam visa kerja Jepang

Selamat datang di LPK MKM! Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai macam-macam visa kerja Jepang 2026.

Jepang menjadi salah satu negara tujuan kerja favorit bagi masyarakat Indonesia. Stabilitas ekonomi, standar kerja yang jelas, serta peluang penghasilan yang relatif tinggi membuat banyak orang tertarik bekerja di Negeri Sakura.

Namun sebelum berangkat, satu hal penting yang wajib dipahami adalah jenis visa kerja yang digunakan.

Banyak calon pekerja gagal atau tertahan prosesnya bukan karena kemampuan, melainkan karena kurang memahami macam-macam visa kerja Jepang.

Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis visa kerja Jepang, fungsi masing-masing visa, serta siapa saja yang bisa menggunakannya.

Apa Itu Visa?

Visa adalah izin resmi dari suatu negara yang diberikan kepada orang asing agar boleh masuk, tinggal, dan melakukan aktivitas tertentu dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

Visa bukan sekadar stempel di paspor, tetapi bukti bahwa tujuan kedatangan seseorang telah disetujui oleh negara tujuan.

Setiap visa memiliki fungsi berbeda, seperti wisata, pendidikan, atau pekerjaan. Jika tujuan kedatangan tidak sesuai dengan jenis visa yang dimiliki, maka aktivitas tersebut bisa dianggap melanggar hukum.

Karena itu, visa berperan penting dalam mengatur keamanan, ketertiban, dan legalitas orang asing di suatu negara.

Mengapa Visa Kerja Jepang Sangat Penting?

Visa kerja Jepang bukan sekadar dokumen perjalanan, melainkan izin resmi dari pemerintah Jepang yang menentukan jenis pekerjaan, lama tinggal, hingga hak dan kewajiban pekerja asing.

Dengan kata lain, visa ini menjadi dasar legalitas seseorang untuk bekerja di Jepang.

Jika jenis visa tidak sesuai dengan pekerjaan yang dijalani, maka konsekuensinya bisa serius, mulai dari pemutusan kontrak hingga deportasi.

Karena itu, memahami macam-macam visa kerja Jepang sejak awal akan membantu calon pekerja memilih jalur yang tepat dan aman.

Mau Kerja di Jepang Tapi Terkendala Biaya? Kami Bantu Wujudkan Impianmu Kerja di Jepang, Yuk Konsultasi Sekarang Juga!

macam-macam visa kerja jepang

Macam-macam Visa Kerja Jepang?

Secara umum, visa kerja Jepang dibedakan berdasarkan tingkat keahlian, latar belakang pendidikan, dan jenis pekerjaan.

Pemerintah Jepang mengatur hal ini secara ketat agar tenaga kerja asing benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri mereka.

Berikut penjelasan masing-masing visa kerja yang paling umum digunakan oleh warga negara Indonesia.

1. Visa Magang Teknis (Technical Intern Training Program)

Sebelum masuk ke pembahasan teknis, penting dipahami bahwa visa magang sering dianggap sebagai pintu masuk awal ke dunia kerja Jepang.

Visa magang Jepang ditujukan bagi tenaga kerja asing yang ingin memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja di Jepang. Program ini bersifat pelatihan sambil bekerja, dengan harapan peserta dapat membawa ilmu tersebut ke negara asal.

Visa magang biasanya diperuntukkan bagi lulusan SMA atau SMK dengan usia produktif. Bidang kerja yang tersedia meliputi manufaktur, pertanian, perikanan, konstruksi, dan pengolahan makanan. Durasi visa magang umumnya antara satu hingga tiga tahun.

2. Visa Kerja Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker)

Setelah program magang, Jepang memperkenalkan skema visa baru yang lebih berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja jangka menengah.

Visa Tokutei Ginou adalah visa kerja berbasis keterampilan tertentu yang memungkinkan pekerja asing bekerja secara langsung sebagai tenaga kerja, bukan lagi peserta pelatihan.

Visa ini mencakup lebih dari sepuluh sektor industri, seperti perawatan lansia, restoran, pertanian, perhotelan, dan manufaktur. Keunggulan Tokutei Ginou terletak pada gaji yang setara dengan pekerja lokal serta peluang memperpanjang masa tinggal di Jepang.

3. Visa Engineer, Specialist in Humanities, and International Services

Jenis visa ini sering dianggap sebagai visa kerja profesional di Jepang.

Visa Engineer atau Specialist in Humanities diperuntukkan bagi tenaga kerja asing dengan latar belakang pendidikan tinggi, minimal diploma atau sarjana.

Pekerjaan yang termasuk dalam kategori ini antara lain IT, teknik, akuntansi, penerjemah, pemasaran, dan pengajar bahasa.

Visa ini cocok bagi lulusan perguruan tinggi yang memiliki keahlian spesifik dan kontrak kerja langsung dengan perusahaan Jepang. Masa berlaku visa biasanya lebih panjang dibandingkan visa magang.

3. Visa Highly Skilled Professional

Sebelum membahas detailnya, perlu diketahui bahwa visa ini dirancang untuk menarik talenta global terbaik.

Visa Highly Skilled Professional diberikan kepada tenaga kerja asing dengan kualifikasi tinggi, pengalaman panjang, dan pendapatan tertentu.

Pemegang visa ini mendapatkan banyak fasilitas tambahan, seperti izin membawa keluarga dan jalur cepat menuju izin tinggal permanen.

Di Indonesia, visa ini masih tergolong jarang karena persyaratannya cukup ketat. Namun bagi profesional senior, visa ini menjadi opsi paling prestisius.

4. Visa Kerja Sektor Perawatan Lansia (Kaigo)

Seiring meningkatnya populasi lansia, Jepang membuka peluang besar di sektor perawatan.

Jepang menghadapi krisis tenaga kerja di bidang perawatan lansia. Karena itu, pemerintah membuka jalur visa khusus bagi pekerja asing yang memiliki kemampuan bahasa Jepang dan sertifikasi keperawatan.

Banyak tenaga kerja Indonesia berhasil bekerja di sektor ini karena dikenal memiliki etos kerja dan empati tinggi. Visa kaigo memungkinkan kontrak kerja jangka panjang dengan penghasilan stabil.

Akhir Kata

Memahami macam-macam visa kerja Jepang adalah langkah awal yang sangat krusial sebelum memutuskan bekerja di Negeri Sakura.

Setiap visa memiliki tujuan, syarat, dan peluang yang berbeda. Visa magang cocok untuk pemula, Tokutei Ginou ideal bagi pekerja terampil, sementara visa profesional ditujukan untuk tenaga ahli dan lulusan perguruan tinggi.

Dengan memilih jenis visa yang sesuai, calon pekerja tidak hanya meningkatkan peluang lolos seleksi, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan selama bekerja di Jepang.

Karena itu, sebelum berangkat, pastikan Anda memahami jalur visa yang tepat dan mempersiapkan diri secara matang, baik dari segi kemampuan maupun dokumen resmi.

FAQ

Visa kerja dan visa turis itu bedanya apa?

Bedanya ada di tujuan. Visa turis hanya untuk liburan atau kunjungan singkat, tidak boleh bekerja. Kalau ingin bekerja secara legal, wajib menggunakan visa kerja sesuai aturan negara tersebut.

Kalau visanya ditolak, apakah bisa mengajukan lagi?

Bisa. Penolakan visa bukan berarti selamanya tidak bisa. Namun, sebaiknya perbaiki dulu dokumen dan alasan pengajuan agar peluang diterima lebih besar saat mengajukan ulang.

Apakah visa bisa diperpanjang?

Sebagian visa bisa diperpanjang, sebagian tidak. Semua tergantung aturan imigrasi negara yang bersangkutan.