Okeh teman-teman LPK MKM, pada artikel kali ini kami akan membahas mengenai Pelatihan TKI ke Jepang, buat kamu yang penasaran bisa simak artikel ini sampai akhir.
Nah, jadi Jepang merupakan salah satu negara tujuan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin mengembangkan karier di luar negeri. Dengan industri yang maju dan kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat.
Mengapa banyak TKI yanh ingin berangkat ke Jepang karna disana menawarkan berbagai peluang untuk pekerja asing, termasuk dari Indonesia. Namun, sebelum kesana, para TKI harus melakukan pelatihan intensif supaya dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang.
Persyaratan dan Seleksi Calon TKI

Nah, untuk kamu yang ingin bekerja di Jepang kamu harus memenuhi persyaratan bekerja di Jepang, seperti beberapa aspek dibawah ini.
- Usia minimal 18 atau 19 tahun, tergantung jenis pekerjaan.
- Pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat.
- Memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik.
- Lulus tes kemampuan bahasa Jepang minimal N4 atau N3 untuk bidang tertentu.
- Tidak memiliki catatan kriminal dan lolos pemeriksaan medis.
Seleksi para calon TKI ini biasanya dilakukan oleh lembaga pelatihan kerja yang sudah bekerja sama dengan perusahaan Jepang. Proses seleksi ini meliputi tes tertulis, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan.
Baca Juga: Pelatihan Magang ke Jepang
Pelatihan Bahasa Jepang

Selain itu untuk kamu yang ingin menjadi TKI kamu harus mengikuti pelatihan penguasaan bahasa. Sebab Bahasa Jepang menjadi syarat utama bekerja di Jepang. Pelatihan bahasa ini mencakup:
- Pengenalan huruf Hiragana, Katakana, dan Kanji dasar.
- Latihan percakapan sehari-hari di lingkungan kerja.
- Pemahaman istilah teknis sesuai bidang pekerjaan.
- Budaya kerja dan etika berkomunikasi di Jepang.
Pelatihan Keterampilan Teknis

Selain bahasa, calon TKI juga harus mendapatkan pelatihan keterampilan teknis yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang diminati, meliputi.
- Keterampilan manufaktur (perakitan, pengelasan, dan pengoperasian mesin).
- Perawatan lansia (bagi yang akan bekerja sebagai caregiver atau perawat lansia).
- Keterampilan pertanian dan perikanan.
- Tata cara pelayanan di sektor perhotelan dan restoran.
Nah, pelatihan ini bertujuan supaya para TKI memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar industri di Jepang.
Pelatihan Budaya dan Etika Kerja Jepang

Bahwasannya Jepang dikenal sebagai negara yang memiliki budaya kerja yang disiplin dan sistematis. Oleh sebab itu, calon TKI harus mendapatkan pelatihan mengenai.
- Tata krama dan etika di tempat kerja.
- Konsep kaizen (perbaikan terus-menerus) dalam bekerja.
- Pentingnya kerja sama tim dan komunikasi efektif.
- Cara mengelola stres dan tekanan kerja di lingkungan industri Jepang.
Kesimpulan
Jadi pelatihan TKI ke Jepang adalah langkah penting untuk kamu yang ingin bekerja di negara tersebut. Mungkin itu saja pembahasan kali ini mengenai Pelatihan TKI ke Jepang, semoga pembahasan dari artikel ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Terimakasih!
FAQ
Biaya keberangkatan ke Jepang Rp 35 juta ( Biaya keberangkatan akan dibebankan bila peserta sudah mendapatkan pekerjaan di Jepang. Biaya itu sudah termasuk pembuatan paspor dan pengurusan dokumen).
Peserta pelatihan akan diberikan pelatihan Bahasa Jepang guna untuk Bekerja sebagai tenaga kerja dan Magang di Jepang. Pelatihan Bahasa Jepang akan dilakukan selama 6 Bulan dan setelah selesai pelatihan peserta pelatihan akan ditempat kan diperusahan yang ada di jepang dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Biaya hidup di Jepang selama satu minggu diperkirakan sekitar Rp14.800.000. Namun, biaya hidup di Jepang bisa bervariasi tergantung gaya hidup, kebutuhan, dan lokasi kota yang ditempati.










Leave a Reply