Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikat SSW 2026?

cara mendapatkan sertifikat ssw

Minat bekerja di Jepang terus meningkat, terutama setelah pemerintah Jepang membuka jalur Specified Skilled Worker atau yang dikenal dengan SSW (特定技能 / Tokutei Ginou).

Skema ini memberikan kesempatan bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, untuk bekerja secara legal di berbagai sektor industri Jepang.

Namun, sebelum bisa berangkat dan bekerja, ada satu syarat utama yang wajib dipenuhi, yaitu sertifikat SSW.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara mendapatkan sertifikat SSW, mulai dari pengertian, syarat, tahapan ujian, hingga tips agar peluang lulus semakin besar.

Penjelasan disusun secara runtut agar mudah dipahami oleh pembaca umum maupun calon pekerja Jepang pemula.

Apa Itu Sertifikat SSW?

Sertifikat SSW adalah bukti resmi bahwa seseorang memiliki keterampilan kerja dan kemampuan bahasa Jepang sesuai standar yang ditetapkan pemerintah Jepang.

Dalam bahasa Jepang, SSW disebut 特定技能(とくていぎのう / Tokutei Ginou), yang berarti “keterampilan khusus”.

Program ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu SSW 1 (特定技能1号) dan SSW 2 (特定技能2号).

Sebagian besar tenaga kerja Indonesia memulai dari SSW 1 karena diperuntukkan bagi pekerja dengan keterampilan dasar hingga menengah.

Sertifikat SSW inilah yang menjadi pintu masuk utama untuk mendapatkan visa kerja SSW Jepang.

Apa Syarat untuk Mendapatkan Sertifikat SSW?

Sebelum membahas cara mendapatkan sertifikat SSW secara teknis, penting untuk memahami syarat dasarnya terlebih dahulu.

1. Lulus Ujian Keterampilan Kerja (Skill Test)

Syarat pertama untuk mendapatkan SSW adalah lulus ujian keterampilan kerja sesuai dengan bidang yang dipilih.

Ujian ini dirancang untuk mengukur kemampuan teknis calon pekerja berdasarkan standar industri Jepang.

Bidang kerja yang tersedia dalam program SSW cukup beragam, antara lain kaigo(介護) atau perawatan lansia, manufaktur, konstruksi, pertanian, perhotelan, serta food service.

Setiap bidang memiliki jenis ujian dan materi yang berbeda, menyesuaikan dengan karakteristik pekerjaan masing-masing.

Kelulusan dalam skill test menjadi bukti bahwa peserta siap bekerja tanpa perlu pelatihan dasar dari perusahaan Jepang.

2. Memiliki Sertifikat Kemampuan Bahasa Jepang Dasar

Selain keterampilan teknis, kemampuan bahasa Jepang juga menjadi syarat wajib dalam program SSW.

Calon pekerja harus memiliki kemampuan bahasa Jepang dasar agar mampu berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, serta memahami instruksi kerja sehari-hari.

Kemampuan ini dibuktikan melalui sertifikat ujian bahasa Jepang resmi seperti JLPT N4 atau JFT-Basic(国際交流基金日本語基礎テスト).

Sertifikat bahasa ini menunjukkan bahwa calon pekerja telah memahami kosakata, tata bahasa, serta percakapan dasar yang dibutuhkan di lingkungan kerja Jepang.

3. Memenuhi Persyaratan Usia dan Kesehatan Kerja

Syarat berikutnya adalah memenuhi ketentuan usia dan kondisi kesehatan. Umumnya, peserta program SSW harus berada pada usia produktif dan memiliki kondisi fisik yang sehat untuk menjalani aktivitas kerja di Jepang.

Kesehatan calon pekerja dibuktikan melalui surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan yang ditunjuk.

Persyaratan ini penting karena sistem kerja di Jepang dikenal memiliki disiplin tinggi dan tuntutan fisik yang cukup besar, sehingga kesiapan fisik dan mental menjadi faktor utama keberhasilan kerja.

Artikel Terkait: Apa Saja Syarat Lulus JLPT N4

Bagaimana Cara Mendapatkan Sertifikat SSW?

Untuk membantu pemahaman, pembahasan berikut dibagi dalam tahapan berurutan. Setiap tahap saling berkaitan dan tidak bisa dilewati.

1. Menentukan Bidang Pekerjaan SSW yang Dipilih

Sebelum mendaftar ujian, langkah awal dalam cara mendapatkan SSW adalah menentukan bidang kerja (job category). Jepang hanya membuka SSW untuk sektor tertentu yang mengalami kekurangan tenaga kerja.

Pemilihan bidang ini sangat penting karena akan menentukan jenis ujian keterampilan yang diikuti.

Setiap bidang memiliki standar kompetensi berbeda, sehingga persiapan juga harus disesuaikan.

2. Mengikuti Pelatihan dan Persiapan Ujian

Setelah bidang ditentukan, calon peserta disarankan mengikuti pelatihan resmi atau bimbingan kerja.

Meski tidak selalu wajib, pelatihan sangat membantu dalam memahami sistem kerja Jepang, istilah teknis, serta budaya kerja.

Pada tahap ini, peserta biasanya mulai diperkenalkan dengan istilah Jepang teknis sesuai bidang, misalnya dalam kaigo terdapat istilah seperti 介助(かいじょ / bantuan perawatan) atau 利用者(りようしゃ / pengguna layanan). Pemahaman istilah ini sangat berpengaruh saat ujian keterampilan berlangsung.

3. Mengikuti dan Lulus Ujian Bahasa Jepang

Salah satu kunci utama cara mendapatkan sertifikat SSW adalah lulus ujian bahasa Jepang.

Pemerintah Jepang mengakui beberapa jenis ujian bahasa, di antaranya JLPT N4, JFT-Basic(国際交流基金日本語基礎テスト), atau ujian bahasa lain yang setara.

Ujian ini tidak menuntut kemampuan bahasa tingkat tinggi, namun menekankan pemahaman komunikasi dasar dalam konteks kerja.

Artinya, peserta harus mampu memahami instruksi, percakapan sederhana, serta kosakata kerja sehari-hari.

4. Mengikuti dan Lulus Ujian Keterampilan SSW

Setelah memenuhi syarat bahasa, langkah selanjutnya dalam cara dapat sertifikat SSW adalah mengikuti ujian keterampilan (技能試験 / Ginou Shiken).

Ujian ini dirancang untuk menguji kemampuan praktis dan pengetahuan teknis sesuai bidang kerja.

Ujian keterampilan bisa berbentuk teori, praktik, atau kombinasi keduanya. Misalnya pada sektor food service, peserta diuji pemahaman kebersihan dapur, alur kerja restoran, hingga keselamatan kerja.

Jika peserta dinyatakan lulus, maka hasil ujian inilah yang menjadi dasar penerbitan sertifikat SSW.

5. Penerbitan Sertifikat SSW

Setelah lulus ujian bahasa dan keterampilan, data peserta akan tercatat dalam sistem resmi Jepang.

Sertifikat SSW kemudian dapat digunakan sebagai dokumen pendukung utama untuk proses selanjutnya, yaitu pencarian perusahaan penerima (accepting organization) dan pengajuan visa SSW.

Pada tahap ini, peserta secara resmi sudah memenuhi syarat kompetensi untuk bekerja di Jepang sebagai pekerja SSW.

cara mendapatkan sertifikat ssw

Apa Perbedaan Sertifikat SSW dengan Magang Jepang?

Banyak calon pekerja masih mengira sertifikat SSW sama dengan sertifikat magang.

Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Sertifikat magang lebih fokus pada pelatihan, sedangkan sertifikat SSW menegaskan status sebagai tenaga kerja.

Keunggulan SSW antara lain gaji setara pekerja Jepang, kontrak kerja lebih jelas, serta peluang memperpanjang masa tinggal. Inilah alasan mengapa cara mendapatkan sertifikat SSW semakin banyak dicari.

Apa Tips Agar Lulus dan Mendapatkan Sertifikat SSW?

Agar peluang lolos semakin besar, ada beberapa pendekatan strategis yang perlu diperhatikan.

Pertama, jangan hanya menghafal materi ujian, tetapi pahami alur kerja dan logika kerja ala Jepang.

Kedua, biasakan mendengar bahasa Jepang melalui percakapan atau simulasi kerja.

Kesimpulan

Cara mendapatkan sertifikat SSW pada dasarnya melalui proses yang terstruktur dan transparan.

Calon pekerja perlu menentukan bidang kerja, mempersiapkan diri melalui pelatihan, lulus ujian bahasa Jepang, serta lulus ujian keterampilan sesuai standar Jepang.

Sertifikat SSW atau 特定技能(Tokutei Ginou) bukan hanya syarat administratif, tetapi bukti kompetensi resmi yang diakui secara internasional.

Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang tepat, peluang untuk mendapatkan sertifikat SSW dan bekerja secara legal di Jepang akan semakin terbuka lebar.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkarier di Jepang, jalur SSW menjadi salah satu opsi paling realistis dan menjanjikan saat ini.

FAQ

1. Apakah Sertifikat SSW Bisa Didapat Tanpa Pengalaman Kerja?

Sertifikat SSW tetap bisa diperoleh meskipun calon pekerja belum memiliki pengalaman kerja formal, selama mampu lulus ujian keterampilan (skill test) sesuai bidang yang dipilih. Ujian ini berfungsi sebagai pengganti pengalaman kerja karena menguji kemampuan teknis secara langsung. Oleh karena itu, peserta yang rajin belajar dan berlatih tetap memiliki peluang besar meski berasal dari latar belakang pemula.

2. Berapa Lama Proses Mendapatkan Sertifikat SSW?

Durasi proses mendapatkan sertifikat SSW bervariasi, tergantung kesiapan peserta. Secara umum, waktu yang dibutuhkan berkisar antara 3 hingga 6 bulan, mulai dari persiapan bahasa Jepang, mengikuti ujian skill test, hingga penerbitan sertifikat kelulusan. Proses bisa lebih cepat jika peserta sudah memiliki kemampuan bahasa dan keterampilan kerja sejak awal.

3. Apakah Sertifikat SSW Berlaku Selamanya?

Sertifikat SSW tidak berlaku seumur hidup. Masa berlaku izin tinggal SSW mengikuti kontrak kerja dan kebijakan imigrasi Jepang. Untuk SSW Tokutei Ginou 1号, izin tinggal dapat diperpanjang hingga maksimal 5 tahun. Sementara itu, SSW Tokutei Ginou 2号 memungkinkan perpanjangan jangka panjang bahkan peluang menetap, tergantung bidang kerja.

4. Apakah Pemegang SSW Bisa Pindah Perusahaan di Jepang?

Pemegang visa SSW diperbolehkan pindah perusahaan, asalkan masih berada dalam bidang kerja yang sama dan memenuhi prosedur administratif yang berlaku. Proses ini harus dilaporkan ke pihak imigrasi Jepang. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk mencari lingkungan kerja yang lebih sesuai tanpa harus mengulang dari awal.

5. Apakah Sertifikat SSW Bisa Digunakan untuk Mengajak Keluarga?

Untuk SSW 1号, pemegang visa belum diperbolehkan membawa keluarga ke Jepang. Namun, pada SSW 2号, pekerja memiliki hak untuk mengajukan izin tinggal bagi keluarga inti, seperti pasangan dan anak. Oleh karena itu, banyak pekerja menjadik