google-site-verification: googleee38fb35f3546343.html

Kuliah Sambil Kerja di Jepang

Kuliah Sambil Kerja di Jepang

Kuliah sambil kerja di Jepang menjadi sebuah pilihan yang menarik bagi banyak pelajar internasional yang ingin mendapatkan pengalaman akademik dan profesional secara bersamaan.

Jepang, sebagai salah satu negara dengan sistem Pendidikan yang berkualitas tinggi dan etos kerja yang kuat, menawarkan berbagai peluang untuk para mahasiswa asing untuk menyeimbangkan kegiatan belajar dengan pekerjaan paruh waktu.

Fenomena ini tidak hanya memungkinkan mahasiswa untuk mandiri secara finansial, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memahami budaya kerja Jepang secara langsung.

Melalui kombinasi antara kuliah dan kerja, para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan praktis, memperluas jaringan, serta membuka peluang karier di masa depan.

Mengapa Memilih Kuliah Sambil Kerja di Jepang?

Ada banyak alasan mengapa para mahasiswa memilih kuliah sambil kerja di Jepang. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

  • Biaya hidup di Jepang cukup tinggi, terutama di kota besar seperti Tokyo dan Osaka. Oleh karena itu dengan bekerja paruh waktu, para mahasiswa dapat membantu membiayai kebutuhan sehari-hari.
  • Selanjutnya pengalaman bekerja di Jepang dapat menjadi sebuah nilai tambah ketika kembali ke negara asal atau saat mencari kerja di Jepang setelah lulus.
  • Kesempatan untuk belajar budaya Jepang secara langsung melalui interaksi di tempat kerja.

Baca Juga: Jenis Pekerjaan Magang di Jepang

Syarat Kuliah Sambil Kerja di Jepang

Buat kamu yang ingin kuliah sambil kerja di Jepang, mahasiswa internasional harus memenuhi beberapa syarat administratif diantaraya sebagai berikut:

  1. Visa Pelajar (Student Visa): Wajib dimiliki supaya kamu dapat belajar di Jepang. Sebab Visa ini memungkinkan kamu bekerja hingga 28 jam per minggu saat kuliah berlangsung dan hingga 40 jam saat liburan.
  2. Izin Kerja Paruh Waktu (Shikakugai Katsudou Kyoka): Mahasiswa yang ingin bekerja harus mengurus izin ini di kantor imigrasi Jepang agar legal bekerja selama masa studi.
  3. Kemampuan Bahasa Jepang: Banyak pekerjaan part-time (arubaito) membutuhkan kemampuan dasar bahasa Jepang, minimal level N4 atau N3 JLPT.

Jenis Pekerjaan Part-Time untuk Mahasiswa

Jenis Pekerjaan Part-Time untuk Mahasiswa

Berikut ini adalah beberapa pekerjaan paruh waktu yang umum diambil oleh para mahasiswa saat kuliah sambil kerja di Jepang antara lain:

  • Pelayan restoran atau kafe
  • Staf konbini (minimarket)
  • Guru bahasa asing (terutama Bahasa Inggris)
  • Pekerjaan pabrik ringan atau logistik
  • Cleaning service atau housekeeping di hotel

Penting untuk kammu memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemauan kamu dan tidak mengganggu jadwal kuliah dan masih memungkinkan kamu menjaga kesehatan fisik dan mental.

Program Kerja di Jepang Bersama LPK Muda Kaya Mendunia

Syarat Kerja Di Jepang Untuk Laki-laki

Mengapa Harus Bergabung dengan LPK Muda Kaya Mendunia?

✅ Fasilitas Nyaman: Pelatihan berkualitas dan pendampingan penuh.
✅ Kerja Nyaman: Tersedia berbagai job order sesuai minat Anda:

  • Pengolahan Makanan
  • Restoran
  • Perhotelan
  • Pertanian
  • Perawat Lansia
  • Konstruksi
  • Geoundhandling
  • Lain-lain

✅ Monitoring Penuh: Kami memastikan proses Anda berjalan lancar hingga sampai ke Jepang.
✅ Kerja Sambil Kuliah: Dapatkan kesempatan emas bekerja sambil melanjutkan pendidikan.

  1. Siapkan Masa Depan Anda Sekarang!
  • Persyaratan Mudah: Usia 18-30 tahun, lulusan minimal SMA/SMK.
  • Proses Cepat: Mulai dari pelatihan bahasa, tes kesehatan, hingga keberangkatan.

📞 Hubungi Admin Sekarang!

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Jepretan_Layar_2024-05-06_pukul_09.31.20-removebg-preview.png

Kesimpulan

Melakukan kuliah sambil kerja di Jepang merupakan pilihan strategis bagi para mahasiswa internasional yang ingin mandiri secara finansial sekaligus memperkaya pengalaman. Oleh karena itu, dengan perencanaan yang baik, disiplin, dan dukungan dari lembaga pelatihan kerja Jepang atau universitas, kamu bisa menjalani kehidupan pelajar yang seimbang dan sukses di Negeri Sakura. Arigatou!


FAQ

Apakah LPK bisa sambil kerja?

Ya, banyak LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang memungkinkan peserta untuk belajar sambil bekerja, terutama untuk program-program ke Jepang. Beberapa LPK menawarkan program kerja sambilan bagi peserta yang sedang mengikuti pendidikan di Jepang. 

Berapa gaji WNI di Jepang?

Gaji Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Jepang bervariasi, namun rata-rata gaji TKI di Jepang bisa mencapai Rp18 juta hingga Rp24 juta per bulan. Gaji ini bisa lebih tinggi tergantung pada pengalaman, jabatan, dan jenis pekerjaan. 

Berapa biaya daftar LPK Jepang?

Biaya pendaftaran ke Lembaga Pendidikan Kejuruan (LPK) Jepang berkisar antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000. Selain biaya pendaftaran, ada juga biaya pelatihan, medical check-up, dan keberangkatan.