google-site-verification: googleee38fb35f3546343.html

Pelatihan Kerja di Jepang

Pelatihan Kerja di Jepang

Pelatihan kerja di Jepang menjadi salah satu pilihan menarik bagi banyak tenaga kerja asing, khususnya dari Indonesia, yang ingin meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengalaman kerja internasional.

Dengan sistem pelatihan yang terstruktur, Jepang menawarkan berbagai program yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis, etos bekerja, serta pemahaman budaya bekerja Jepang.

Bukan hanya itu, program ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja di negara asal peserta setelah mereka kembali.

Pada artikel kali ini, kami akan membahas berbagai aspek pelatihan kerja di Jepang, buat kamu yang penasaran bisa simak artikel ini sampai akhir.

Program Pelatihan Kerja di Jepang

Nah, Jepang memiliki berbagai program pelatihan untuk para tenaga yang ingin bekerja, yaitu di antaranya sebagai berikut.

  • Technical Intern Training Program (TITP) Program ini ditujukan unruk para tenaga kerja asing yang ingin mendapatkan pelatihan di berbagai sektor seperti manufaktur, konstruksi, dan pertanian. Program ini berlangsung antara satu hingga lima tahun dan bertujuan untuk mentransfer keterampilan teknis kepada peserta.
  • Specified Skilled Worker (SSW) Program ini dibagi menjadi dua kategori:
  • SSW-1, yang memungkinkan pekerja asing bekerja di Jepang hingga lima tahun tanpa membawa keluarga.
  • SSW-2, yang memberikan kesempatan untuk para pekerja asing untuk tinggal lebih lama dan mengajukan izin membawa keluarga jika memenuhi syarat. Program ini mencakup berbagai sektor, seperti perawatan lansia, perhotelan, dan industri makanan.
  • Program Magang dan Kerja Sama Institusi Selain TITP dan SSW, ada juga program magang yang bekerja sama dengan universitas dan lembaga pelatihan kerja. Program ini memungkinkan peserta untuk mendapatkan pengalaman langsung di perusahaan Jepang.

Baca Juga: Kerja di Jepang Lewat LPK

Peluang yang Ditawarkan

Pelatihan bekerja di Jepang memberikan berbagai keuntungan bagi para pekerja asing, di antaranya sebagai berikut.

1. Meningkatkan Keterampilan – Pelatihan Kerja di Jepang

    Nah, program ini memungkinkan peserta untuk belajar langsung dari tenaga profesional di Jepang.

    2. Mendapatkan Pengalaman Kerja Internasional

      Pengalaman bekerja di Jepang bisa menjadi nilai tambah dalam dunia kerja global.

      3. Peluang Karier yang Lebih Baik – Pelatihan Kerja di Jepang

        Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta bisa melanjutkan bekerja di Jepang atau menggunakan keterampilan yang didapat untuk mencari pekerjaan di negara lain.

        4. Gaji dan Fasilitas yang Kompetitif

          Pekerja asing mendapatkan gaji yang sesuai dengan standar Jepang, serta fasilitas seperti asuransi kesehatan dan tempat tinggal.

          Kesimpulan

          Pelatihan kerja di Jepang merupakan peluang besar bagi tenaga kerja asing yang ingin meningkatkan keterampilannya dan pengalaman internasional. Mungkin cukup itu pembahasan yang dapat kami sampaikan. Arigatou gozaimasu!


          FAQ

          LPK Jepang minimal lulusan apa?

          Minimal lulusan SMA/SMK, Diutamakan D3/ S1 Bagi Lulusan Teknik Sipil, Arsitektur, Elektro, Listrik dan Sastra Jepang. 

          Gaji kerja di Jepang berapa?

          Gaji di Jepang per bulan berkisar antara Rp17 juta hingga Rp53 juta, tergantung pada pekerjaan, wilayah, dan jam kerja. 

          Berapa biaya hidup di Jepang 1 bulan?

          Biaya hidup di Jepang per bulan bisa berkisar antara 100.000–300.000 yen (sekitar Rp10–33 juta). Jumlah ini bisa bervariasi tergantung kota, gaya hidup, dan kebutuhan.